← Kembali ke blog
Panduan alat

Cara Menghitung Cicilan KPR (Rumus Anuitas + Contoh)

Apa itu cicilan KPR?

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah pinjaman untuk membeli rumah yang dibayar dengan cicilan bulanan selama tenor tertentu. Tiap cicilan berisi dua bagian: pokok (uang yang Anda pinjam) dan bunga (biaya bank).

Metode paling umum adalah cicilan tetap (anuitas): angsuran bulanan Anda sama dari awal sampai akhir, meski komposisi pokok dan bunganya berubah tiap bulan.

Cicilan bergantung pada 3 hal

  1. Jumlah pinjaman (P) — makin besar, cicilan makin besar
  2. Suku bunga (i) — bunga tahunan diubah ke bunga bulanan
  3. Tenor (n) — makin panjang, cicilan lebih kecil tetapi total bunga lebih besar

Rumus anuitas

Cicilan = P × i × (1+i)^n ÷ ((1+i)^n − 1)
  • P = jumlah pinjaman
  • i = bunga bulanan = (bunga tahunan ÷ 12 ÷ 100)
  • n = tenor dalam bulan

Tidak perlu hitung manual — kalkulator di bawah otomatis memakai rumus ini.

Contoh perhitungan

Misalkan:

  • Jumlah pinjaman = Rp500.000.000
  • Bunga = 9% per tahun
  • Tenor = 15 tahun (180 bulan)

Perkiraan hasilnya:

Item Nilai
Cicilan bulanan sekitar Rp5.071.330
Total pembayaran sekitar Rp912.839.000
Total bunga sekitar Rp412.839.000

Terlihat bahwa total bunga bisa hampir sebesar pokoknya pada tenor panjang.

Hitung kasus AndaKalkulator Cicilan / KPR

Cicilan tetap vs pokok sama

  • Cicilan tetap (anuitas): angsuran bulanan sama. Nyaman untuk perencanaan.
  • Pokok sama: pokok tetap tiap bulan, angsuran awal lebih besar lalu menurun. Total bunga lebih kecil.

Tips mengecilkan beban

  • Perbesar uang muka (DP): pokok lebih kecil = cicilan dan bunga lebih kecil.
  • Bandingkan bunga antar bank: selisih 1% pun berpengaruh besar pada total.
  • Pertimbangkan tenor: tenor panjang = cicilan ringan tetapi total bunga lebih besar.
  • Waspadai bunga floating: setelah masa fixed, cicilan bisa berubah.

Kesimpulan

Cicilan KPR ditentukan oleh jumlah pinjaman, bunga, dan tenor. Coba Kalkulator Cicilan/KPR di atas untuk melihat cicilan bulanan dan total bunga Anda. Untuk memahami bunga lebih dalam, baca juga Bunga Majemuk vs Sederhana dan coba Kalkulator Bunga.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa rumus cicilan KPR anuitas?

Cicilan = P × i × (1+i)^n ÷ ((1+i)^n − 1). P = jumlah pinjaman, i = bunga bulanan (bunga tahunan ÷ 12 ÷ 100), n = jumlah bulan (tenor).

Beda cicilan tetap dan pokok sama?

Pada cicilan tetap (anuitas), angsuran bulanan sama sepanjang tenor. Pada metode pokok sama, pokok tetap tiap bulan sehingga angsuran awal lebih besar tetapi total bunga lebih kecil.

Kenapa di awal bunganya besar?

Bunga dihitung dari sisa pokok. Di awal sisa pokok masih besar sehingga porsi bunga besar. Seiring pokok berkurang, porsi bunga mengecil dan porsi pokok membesar.

Apakah sudah termasuk biaya lain?

Belum. Kalkulator hanya menghitung dari pokok, bunga, dan tenor. Biaya provisi, asuransi, dan bunga floating dapat mengubah total. Pastikan ke bank.

Sumber resmi