Kalkulator Bunga (Sederhana & Majemuk)
Hitung bunga sederhana dan majemuk dari pokok, bunga, dan lama waktu.
Sederhana: P×r×t. Majemuk: P×(1+r/n)^(n×t). Estimasi saja.
Beda bunga sederhana dan majemuk
Bunga sederhana hanya dari pokok: bunga = P × r × t. Bunga majemuk menambahkan bunga tiap periode ke pokok sehingga berbunga lagi: total = P × (1 + r/n)^(n×t). P = pokok, r = bunga tahunan (desimal), t = tahun, n = berapa kali digabung per tahun.
Contoh
- Sederhana: Rp10.000.000, 8%/tahun, 3 tahun = bunga Rp2.400.000, total Rp12.400.000.
- Majemuk (tahunan): Rp10.000.000, 8%, 3 tahun ≈ total Rp12.597.120.
- Makin sering digabung (bulanan > tahunan), hasil makin besar.
Di mana berguna
- Perkiraan bunga deposito/tabungan.
- Memahami bunga pinjaman.
- Membandingkan bunga sederhana vs majemuk.
Angka yang Anda masukkan dihitung di browser, tidak dikirim ke server.
Baca kebijakan privasi →Pertanyaan yang sering diajukan
Mana yang lebih besar?
Pada bunga dan waktu yang sama, bunga majemuk selalu lebih besar dari sederhana karena bunga berbunga lagi.
Apa itu frekuensi penggabungan?
Berapa kali per tahun bunga ditambahkan ke pokok — tahunan (1), semester (2), triwulan (4), atau bulanan (12). Makin sering, hasil makin besar.
Apakah ini angka bank asli?
Ini estimasi. Bunga asli bergantung aturan bank, pajak, dan cara penggabungan.